Pandemi, Pajak PBB, Hotel dan Restaurant di Padang Tak Tergerus

Notification

×

Adsense2

Adsense3

Info Perkembangan Virus Corona

Data Covid-19 Sumatera Barat Berita Selengkapnya >

Update 28 Februari 2021


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
29.182 228 27.470 644
sumber: corona.sumbarprov.go.id

loading...

Pandemi, Pajak PBB, Hotel dan Restaurant di Padang Tak Tergerus

Rabu, 03 Februari 2021 | 22:43 WIB Last Updated 2021-02-03T23:40:12Z
Kepala Dinas Pendapatan Daerah Kota Padang, Al Amin.

MJNews.id - Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Padang dari sektor Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) belum tergerus sampai 2020, sektor andalan pendapatan Kota Padang masih mengalami peningkatan. Begitu juga Pajak Hotel dan Restoran (PHR) masih tercapai seratus persen. 


Ungkapan ini dikemukakan Kepala Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kota Padang, H. Al Amin, S.Sos, MM, saat dijumpai di ruang kerjanya, Rabu (3/2/2021).


Warga Kota Padang hebat, masih taat pajak bumi dan bangunan serta taat Pajak Hotel dan Restoran. Di 2019 lalu, PBB Kota Padang sebanyak Rp 60 miliar, dan 2020 naik angkanya sekira Rp 2 miliar, sehingga tahun 2020 PBB kota ini menjadi Rp 62 miliar. 


Sedangkan dari sektor Pajak Hotel tercapai target 100 persen dan begitu juga Pajak Restoran juga tercapai target 100 persen. Namun, kapasitas dari Pajak Hotel baru menempati angka RP 21 miliar, serta Pajak Restoran juga di angka Rp 21 miliar, masing masing di tahun 2020 lalu, sebutnya. 


"Walau pun pada Bulan April dan Bulan Mei tahun 2020 masyarakat pelaku usaha hotel dan restoran free pajak atau bebas bayar pajak selama dua bulan di Kota Padang yang disebabkan ulah pandemi covid 19," tukuknya lagi. 


"Tetapi diberikan dispensasi atau bebas bayar pajak selama dua bulan bagi pelaku usaha hotel dan restoran tidak mengurangi dari target mencapaian seratus persen di tahun 2020 dari sektor pajak hotel dan restoran," pungkas Al Amin, menuturkan.


(Obral Caniago)

×
Berita Terbaru Update