Universitas Andalas Terima 6.456 Calon Mahasiswa Tahun Ini

Notification

×

Adsense2

Adsense3

Info Perkembangan Virus Corona

Data Covid-19 Sumatera Barat Berita Selengkapnya >

Update 3 Maret 2021


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
29.380 260 27.665 651
sumber: corona.sumbarprov.go.id

loading...

Universitas Andalas Terima 6.456 Calon Mahasiswa Tahun Ini

Rabu, 03 Februari 2021 | 13:07 WIB Last Updated 2021-02-03T11:09:23Z
Rektor Unand, Profesor Doktor Yuliandri, SH, MH.

MJNews.id - Guna menjalani pendidikan di Universitas Andalas (Unand) pada tahun akademik 2021/2022, calon mahasiswa baru bisa menentukan tiga pilihan seleksi. Melalui SNMPTN, SBMPTN dan seleksi Mandiri. Tahun akademik ini Unand bakal menerima mahasiswa baru 6.456 orang.


Pelaksanaan seleksi nasional itu berada di bawah Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) yakni jalur SNMPTN dan SBMPTN. Sementara seleksi mandiri dilakukan Unand sendiri. 


Hal tersebut, diungkapkan Rektor Unand Padang Profesor Dr. Yuliandri, S.H. M.H, didampingi Wakil Rektor I Profesor. Dr. Mansyurdin, MS dan Sub Koordinator Humas dan Protokol Unand Ilfatrisia S.Kom. MM, kepada wartawan, terkait penerimaan calon mahasiswa baru pada tahun akademik 2021- 2022 dan sosialisasi SNMPTN, SBMPTN dan seleksi mandiri 2021 di Ruang Rektorat Unand Limau Manis Padang, Rabu (3/2/2021. 


Tahun akademik 2021/2022 ini, jelas Yuliandri, Unand akan menerima 6.456 calon mahasiswa baru sesuai dengan daya tampung lembaga. Melalui jalur masuk SNMPTN akan diterima sebanyak 30 persen atau 1.941 orang, jalur SBMPTN 40 persen atau 2.586 orang dan jalur seleksi mandiri 30 persen atau 1.938 orang.


Model proses seleksi menurutnya, tetap disesuaikan dengan perkembangan tekhnologi informasi dan era digitalisasi melalui Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK). 


"Seiring perkembangan teknologi maka ujian SBMPTN ujian tulis tetap berbasis komputer. Model tes dan seleksi calon mahasiswa baru itu mengacu pada prinsip-prinsip administrasi, transparan, fleksibel, efisien, dan akuntabel," ujar Yuliandri.


Untuk seleksi nasional berada di bawah LTMPT yakni jalur SNMPTN dan SBMPTN. Sementara seleksi mandiri akan langsung dilakukan Unand.


"LTMPT se-Indonesia sepakat SNMPTN ada perubahan tekhnisnya. SNMPTN berhubungan dengan sekolah tapi ada prinsip lain yang dikembangkan," tambahnya.


Menurut Yuliandri, dulu Unand bergabung dengan berbagai PTN. "Karena pandemi kita tak lagi bergabung dengan wilayah Barat, jadi kita lakukan seleksi secara mandiri dan online," jelasnya.


Seleksi mandiri dan online melalui 4 indikator. Kemampuan akademik, prestasi unggul, kebutuhan khusus dan kerja sama.


Ia berharap, semoga proses ini tetap mengacu pada prinsip adil efesian yang dibingkai dengan panduan terkait seleksi.


Wakil Rektor I Unand Prof. Dr. Mansyurdin, MS menambahkan, peluncuran Sistem Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) 2021, telah dilakukan 4 Januari 2021. Registrasi akun LMTP 4 Januari - 1 Februari 2021. Penetapan siswa yang eligible oleh sekolah 4 Januari hingga 8 Februari 2021. Pengisian PDSS 11 Januari - 8 Februari.


"Pendaftaran SNMPTN dimulai 15 Februari sampai 24 Februari 2021. Sementara hasil SNMPTN akan diketahui pada 22 Maret 2021. Kemudian Pendaftaran ulang peserta yang lulus SNMPTN bisa dilihat di laman PTN penerima," jelas Mansyurdin.


Untuk proses SBMPTN harus telah mengikuti UTBK. Materi UTBK ada dua yakni tes potensi skolastik dan tes kompetensi akademik.


Kelompok UTBK terbagi pada tiga yakni kelompok ujian sain teknologi (Saitek), kelompok ujian sosial dan humaniora (Soshum) dan kelompok ujian sintek dan Soshum (campuran).


Jadwal UTBK gelombang pertama dilaksanakan pada 12-18 April 2021 gelombang kedua 26 April - 2 Mei 2021.


Biaya yang harus dipersiapkan, sebut Mansyurdin, untuk kelompok Saintek dan Soshum membayar sebesar Rp200 ribu dan untuk kelompok ujian campuran Rp300 ribu.


Kemudian, untuk seleksi mandiri 2021 dilaksanakan melalui 4 jalur. Yakni Berdasarkan kemampuan akademik, berdasarkan prestasi unggul, berdasarkan kebutuhan khusus, dan Berdasarkan kerja sama.


(why)

×
Berita Terbaru Update