Ketua Harian PBSI Sumbar Ardiles Siap Kena Sanksi

Notification

×

Adsense2

Adsense3

Info Perkembangan Virus Corona

Info Covid-19 Sumatera Barat Selengkapnya >

Update 13 April 2021


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
33.227 349 31.051 722
sumber: corona.sumbarprov.go.id


Ketua Harian PBSI Sumbar Ardiles Siap Kena Sanksi

Rabu, 10 Maret 2021 | 00:45 WIB Last Updated 2021-03-10T10:23:55Z

MJNews.id - Ketua Harian PBSI Sumbar, Ardiles menyatakan siap menerima sanksi dari organisasinya. Dia mengakui membuka secara resmi Muskot Pengcab PBSI Padang yang dinilai illegal. Muskot tersebut terpilih AKBP Cepi Noval sebagai Ketua PBSI Padang.


“Saya siap menerima sanksi dari PBSI Sumbar, karena secara resmi saya telah membuka Muskot tersebut,” ujar Ardiles yang juga mewakil PB Hasta Yudha. Kamis (4/3/2021).


Sanksi yang bakal dijatuhkan kepada Ardiles bisa saja pemberhentian sebagai Ketua Harian PBSI karena dinilai melanggar aturan organisasi yaitu, hadir tanpa diberikan mandat oleh ketuanya.”Masalah ini sudah tahu ketua PBSI Sumbar, apa bentuk sanksinya coba hubungi ketua,” kata pengurus PBSI Sumbar, enggan namanya disebutkan.


Muskot PBSI Padang yang digelar dua kubu tersebut sungguh menarik. Selama ini, cabor bulutangkis terlihat damai, rupanya terjadi juga perpecahan. Muskot pertama yang digelar tanggal 28 Februari 2021 terpilih Mukhlis secara aklamasi. Muskot itu direstui Pengprov PBSI dan Kadispora Padang.


Namun, pihak Argantos yang mengaku sebagai Plt PBSI Padang, menggelar pula Muskot didukung KONI Padang, tanggal 3 Maret 2021. Tanpa dihadiri Kadispora Padang wakil dari pemerintahan.


Ketika dikonfirmasikan kepada KONI Padang bakal dijatuhkan sanksi untuk Ketua Harian PBSI Sumbar. Sekum KONI, Illmarizal mengatakan bukan urusan KONI. “Masalah tersebut adalah intern PBSI, bukan urusan KONI Padang. Kita hanya mengikuti aturan yang berlaku,” jelas mantan pegulat Sumbar itu.


Disinggung intervensi KONI terhadap Muskot PBSI Padang, Illmarizal menerangkan, tidak ada melakukan intervensi. Karena, Argantos punya surat dengan stempel Pengcab PBSI Padang, sedangkan kubu Syahril mengundang tanpa kop surat PBSI hanya menggunakan stempel panita.” Jadi panitia apa, pantia kan banyak ada panitia kurban,” jelas Illmarizal. 


Menurut, Ketua PBSI Sumbar, surat pencabutan Plt PBSI Kota Padang, Argantos sudah dikirim ke KONI Padang tanggal 1 Maret 2021, dua hari sebelum digelarnya Muskot. ”Jadi dia tidak berhak menggelar kegiatan atas nama PBSI,” jelas Alfiadi.


Kasat Pol PP Padang itu menambahkan, kalau bentuk sanksi pada Ardiles pasti ada karena sudah melanggar aturan organisasi. ”Saya heran juga, kok di Padang seperti ini. Sedangkan Kabupaten/Kota daerah lain aman-aman saja,” ujarnya.


(Naldi/Almadi)


loading...



×
Berita Terbaru Update