Stadion GBLA Gagal Jadi Venue Pramusim Liga 1

Notification

×

Adsense2

Adsense3

Info Perkembangan Virus Corona

Info Covid-19 Sumatera Barat Selengkapnya >

Update 19 April 2021


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
34.226 365 31.834 747
sumber: corona.sumbarprov.go.id


Stadion GBLA Gagal Jadi Venue Pramusim Liga 1

Selasa, 09 Maret 2021 | 06:23 WIB Last Updated 2021-03-09T18:24:57Z
Stadion Gelora Bandung Lautan Api.

MJNews.id - Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) di Kota Bandung gagal menjadi lokasi turnamen sepakbola Piala Menpora 2021. Lokasi kemudian dipindahkan ke Stadion Si Jalak Harupat yang berlokasi di Soreang, Kabupaten Bandung.


Gagalnya Stadion GBLA itu terungkap setelah PSSI menggelar undian fase grup Piala Menpora 2021 di Hotel Fairmount, Jakarta pada Senin (8/3/2021) malam.


Berdasarkan hasil undian, 18 klub yang terbagi ke dalam empat grup akan berlaga di Solo, Malang, Bandung, dan Sleman. Klub yang berkandang di salah satu kota tersebut, tidak bermain di wilayah tersebut.


Berdasarkan hasil undian, grup A bermain di Stadion Manahan Solo, grup B di Stadion Kanjuruhan Malang, grup C di Stadion Si Jalak Harupat Bandung, dan grup D di Stadion Maguwoharjo Sleman.


Menanggapi hal itu, Anggota Komisi C DPRD Kota Bandung, Folmer SM Silalahi menilai wajar pihak penyelenggara dalam hal ini PT Liga Indonesia Baru (LIB) lebih memilih Stadion Si Jalak Harupat ketimbang GBLA. Pasalnya, kata dia, kondisi stadion yang dibangun dengan dana hingga Rp600 miliar lebih itu saat ini tak terawat.


"Sangat disayangkan, dengan anggaran dibangun Rp600 miliar lebih tidak terpakai jadi nganggur," ujar Folmer di Bandung, Selasa (9/3).


Dia pun menyesalkan minimnya perawatan stadion yang digadang-gadang menjadi stadion kebanggaan warga Jawa Barat itu. Padahal, stadion tersebut kini sudah dikelola Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bandung.


"Persoalan terkait permasalahan pengelolaan ini sudah selesai. Pemerintah Kota Bandung harusnya bisa memanfatkannya kembali lagi," tegasnya.


Menurutnya, jika persoalan anggaran menjadi hambatan dalam pemeliharaan stadion, seharusnya Dispora Kota Bandung dapat berinovasi, seperti menggandeng pihak ketiga untuk mendapatkan kucuran dana dari investor, sehingga stadion dapat dikelola secara maksimal, termasuk perawatannya.


"Mereka juga punya program jauh lebih inovatif dibandingkan Pemerintah Kota Bandung. Harus inovasi, jangan hanya dibiarkan seperti tidak punya ruh untuk orang melakukan kegiatan olahraga," tandasnya.


Diketahui, Stadion GBLA baru-baru ini sempat menjadi sorotan pascaviralnya video kolam ikan yang disebutkan berada di area stadion. Warganet pun umumnya menyayangkan kondisi stadion yang terkesan tak terurus itu.


Sebelumnya, Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana mengatakan bahwa Stadion GBLA direncanakan menjadi venue turnamen Piala Menpora 2021.


Pemkot Bandung bersama PT LIB pun sudah membahas hal-hal teknis, termasuk kondisi lapangan di Stadion GBLA. Yana berharap, PT LIB sebagai penyelenggara mempertimbangkan Stadion GBLA sebagai salah satu venue Piala Menpora 2021.


"Piala Menpora untuk veneu itu ditunjuk oleh PT LIB, berbeda dengan liga yang diajukan oleh panpel setempat, sepenuhnya keputusan ada di PT LIB karena punya pertimbangan teknis dan lainnya," katanya seperti dilansir Okezone.


(***)


loading...



×
Berita Terbaru Update