Notification

×

Adsense2

Adsense3

Info Perkembangan Virus Corona

Info Covid-19 Sumatera Barat Selengkapnya >

Update 12 Mei 2021


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
40.017 502 36.244 878
sumber: corona.sumbarprov.go.id


Jangan Bandel Ya! Pengemis Tak Boleh Beraktivitas di Jalan Sudirman Padang

Selasa, 04 Mei 2021 | 19:25 WIB Last Updated 2021-05-04T12:52:51Z
Razia pengemis di Jalan Sudirman Padang.

MJNews.id - Pengemis dan gelandangan tidak dibenarkan melakukan aktivitas di trotoar kantor gubernuran di sepanjang jalan protokol Sudirman. Sebab, ini mengganggu keamanan dan ketertiban, sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) yang berlaku, bagi yang tidak mengacuhkan dan bandel mereka akan ditindak sesuai aturan yang berlaku.


Itu disampaikan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Kasat Pol PP) Sumatera Barat, Dedy Diantolany seusai Rapat Koordinasi Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial terkait gelandang dan pengemis di kawasan trotoar Kantor Gubernur serta kawasan protokol lainnya di Kota Padang, Selasa 4 Mei 2021.


Kasat Pol PP jugq mengatakan akan melakukan pemantauan dan pengawasan awal serta sosialisasi kepada masyarakat yang tersangkut masalah yang menjadikan diri gelandangan dan pengemis untuk tidak melakukan perbuatan yang dilarang ketentuan perda.


"Satpol PP dan dinas sosial provinsi bersama kota Padang akan melaksanakan pengawasan langsung hari ini dimulai pada pukul 14:00 wib tanggal 4 Mei 2020, langkah pertama dengan memberikan himbauan untuk tidak mengemis, "ujarnya.


Dedy mengatakan, penertiban ini sesuai Perda Nomor 5 Tahun 2020 tentang ketentraman dan ketertiban umum dan perlindungan masyarakat.


"Perbuatan menjadikan diri gelandangan dan pengemis dapat diancam dengan pidana kurungan dan denda, serta masyarakat yang memberi kepada gelandang dan pengemis juga dapat diancam pidana," tegasnya.


Kepala Dinas Sosial Sumbar, Jumadi juga menyebutkan sesuai data dari dinas sosial kota Padang telah di data 74 orang tahun 2020. Kebanyakan yang melakukan kegiatan mengemis adalah pendatang dari luar Kota Padang.


"Hubungan sebab akibat juga datang dari masyarakat yang terlalu gampang memberi uang di jalanan, sehingga mereka jadi keseringan," ujarnya.


(humas setdaprov sumbar)


loading...



×
Berita Terbaru Update