Begini Presentasi Bupati Solok pada Penilaian Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik 2021
×

Adsense

MGID

Info Covid-19 Sumatera Barat Selengkapnya >

Update 4 Agustus 2021


Positif Kasus Aktif Sembuh Meninggal
74.669 14.169 58.947 1.558
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Begini Presentasi Bupati Solok pada Penilaian Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik 2021

Jumat, 02 Juli 2021 | 17:28 WIB Last Updated 2021-07-02T10:28:06Z

Bupati Solok melakukan presentasi dan wawancara pada Penilaian Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik 2021.

AROSUKA, MJNews.ID - Sehubungan dengan dinyatakannya Kabupaten Solok sebagai Finalis Top Inovasi Pelayanan Publik Tahun 2021, Bupati Epyardi Asda melakukan presentasi dan wawancara pada Penilaian Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik 2021 di Ruang Rapat Sekretariat Daerah Kab. Solok, Jumat 2 Juli 2021.

Turut hadir Kepala Puskesmas Batu Bajanjang, Radom Adaira, SKM dan Sekretaris Dinkes Zulhendri, SKM, M.Kes.

Bergabung Tim evaluasi dan Tim Panel Independen Kompetisi inovasi pelayanan publik di lingkungan kementerian/Lembaga Pemerintah Daerah,BUMN dan BUMD yakni Ketua Prof.J.B Kristiadi, dengan anggota Prof Eko Prasojo, Prof.Dr.Siti Zuhro, Erry R. Hardjapamekas, Dadan Suparjo Suharmawijaya, S,IP, M,IP, Ir. Neneng Meity Goenadi, M.BA, Drs.Nurjaman Muchtar, Dra. Sri Haruti Indah Sukmaningsih, M.P.M, Tulus Abadi, SH, Dr Rudianto Sumarwono, MM dan Dr Ir Harris Turino Kurniawan, M.Si.

Tahap selanjutnya akan dilakukan penilaian dalam tahap presentasi dan wawancara di hadapan Tim Panel Independen guna mendapatkan TOP Inovasi Terpuji pada KIPP 2021.

Program kegiatan penilaian ini bertema WISI (Wisuda Imunisasi) program inovatif Puskesmas Batu Bajanjang dan didasari dengan UU Nomor 12 Tahun 2017 Tentang Penyelenggaraan Imunisasi dan Permenkes Nomor 42 Tahun 2013 Tentang Imunisasi.

Melalui program ini, pemerintah daerah bersyukur karena minat dan pengetahuan masyarakat tentang imunisasi di puskesmas Batubajanjang kecamatan tigo lurah meningkat dari tahun sebelumnya.

Bupati Solok, H. Epyardi Asda, M.Mar dalam presentasinya mengatakan, di kabupaten solok masih ada kecamatan yang terpencil yaitu kecamatan tigo lurah dan berkat adanya inovasi yang dilakukan oleh puskesmas di sana dengan program baru yang bernama WISI (Wisuda Imunisasi) sehingga motivasi ibuk-ibuk disana untuk membawa anak-anaknya untuk di imunisasi serta juga meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap Imunisasi dasar lengkap dan Imunisasi Booster.

Inovasi ini menjadikan tantangan baru bagi tenaga kesehatan di puskesmas untuk mengajak ibu-ibu disana untuk datang ke posyandu dan alhamdulillah berkat inovasi ini anak-anak yang ada disana mendapatkan imunisasi layaknya anak-anak yang ada di daerah lain dan ini merupakan kebanggan bagi ibu-ibu di Kec. Tigo lurah ini.

Dengan terpencilnya salah satu kecamatan di Kabupaten Solok, pemerintah daerah tidak akan patah semangat untuk memajukan kecamatan ini sehingga Kabupaten Ssolok menjadi kabupaten terbaik di Sumatera Barat.

Pemerintah daerah akan giat memberikan imunisasi bagi anak-anak dikabupaten solok dan membuat daya tahan tubuhnya kuat, ekonomi yang layak sehingga insya Allah generasi muda Kabupaten Solok siap bangkit di masa yang akan datang.

"Saat ini berkat adanya inovasi ini masyarakat tidak hanya senang anak nya di vaksin tetapi juga senang anaknya di wisuda imunisasi dan itu menjadi kebanggan bagi ibu-ibu di Kecamatan Tigo Lurah," kata Bupati.

Sebelumnya, IDL Kabupaten Solok sebesar 80,7 % dari target nasional sebesar 95 % dan capaian IDL Puskesmas Batu Bajanjang Hanya 64,1 % Tahun 2018 dan saat ini berkat adanya inovasi ini capaian IDL Puskesmas Batu Bajanjang tahun 2019 menjadi 74 % dan 76% pada tahun 2020 (PKP).

"Dengan belum 100%-nya capaian IDL di puskesmas Batu Bajanjang bupati menyebutkan bahwa masih ada beberapa faktor lain yang menghambat capaian IDL ini, hal ini disebabkan oleh jarak antara nagari di Kecamatan Tigo Lurah ini sangat jauh dan akses jalan menuju ke nagari-nagari sangat memprihatinkan karena jalan disana belum diaspal dan masih jalan tanah, apalagi kalau ada hujan turun maka kendaraan sangat susah menuju ke sana," kata Bupati lagi.

Bupati Epyardi Asda menyebutkan, pemerintah daerah kabupaten solok sudah berkoordinasi dengan seluruh OPD dan unsur terkait untuk selalu mengontrol bagaimana menjaga kesehatan anak melalui imunisasi

"Mengenai pandemi Covid-19 di Kabupaten Solok, Pemerintah daerah selalu mengontrol camat dan mengontrol puskesmas untuk selalu mengawasi, mensosialisasikan tentang pencegahan penularan Covid-19 di Kabupaten Solok," pungkas Bupati.

(zal)
loading...

Iklan Kiri Kanan



Iklan Adsense



×
Berita Terbaru Update