Dandim 0309/Solok Pimpin Apel Pasukan Pengetatan PPKM Mikro
×

Adsense

MGID

Info Covid-19 Sumatera Barat Selengkapnya >

Update 3 Agustus 2021


Positif Kasus Aktif Sembuh Meninggal
73.727 13.899 58.286 1.542
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Dandim 0309/Solok Pimpin Apel Pasukan Pengetatan PPKM Mikro

Rabu, 14 Juli 2021 | 16:30 WIB Last Updated 2021-07-14T19:47:59Z

apel pelaksanaan Pangetatan PPKM Mikro
Dandim 0309 Solok, Letkol Arm Reno Triambodo memimpin apel pelaksanaan Pangetatan PPKM Mikro. (ist)

Solok, MJNews.ID - Dandim 0309/Solok, Letkol Arm Reno Triambodo S.Sos., M.I.Pol memimpin apel Gelar Pasukan Pengetatan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Skala Mikro wilayah Kota Solok, Kabupaten Solok dan Kabupaten Solok Selatan yang dilaksanakan, Rabu 14 Juli 2021 di lapangan upacara Makodim 0309/Solok.

Dalam pelaksanaan apel gelar pasukan itu, Dandim 0309/Solok selaku Dansubsatgas Wilayah Kodim 0309/Solok menerima pasukan penebalan dari personil Yonif 133/Yudha Sakti dalam rangka pelaksanaan PPKM Skala Mikro di wilayah teritorial Kodim 0309/Solok. 

Personil tersebut akan membantu memperkuat kekuatan personil di wilayah Koramil Jajaran dalam pelaksanaan Pengetatan PPKM Mikro.

“Kita menerima 40 personil penebalan dari Batalyon Infanteri 133/Yudha Sakti untuk membantu kegiatan pengetatan PPKM Mikro di wilayah Kodim 0309/Solok,” ujar Dandim seraya menjelaskan, Wilayah Kota Solok dan Kabupaten Solok sudah memasuki level 3 yang diberlakukannya PPKM Skala Mikro dengan ketentuan aktivitas tetap berjalan seperti biasa, tetapi aktifitas dikurangi/dibatasi dengan kapasitas masyarakat minimal 25% sampai 50% dari biasanya dan dengan batas waktu bagi pelaku ekonomi tutup pada pukul 20.00 WIB.

Dikatakan Dandim 0309/Solok, Kota Solok secara resmi menerapkan pengetatan PPKM berbasis Mikro mulai 8 sampai 20 Juli 2021. Hal itu tertuang dalam surat kesepakatan bersama Pemerintah Kota Solok, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda), Kementerian Agama Kota Solok dan tokoh masyarakat.

Selama pelaksanaan PPKM Berskala Mikro, menurut Reno, akan dilaksanakan Operasi Yustisi dengan menetapkan dua sanksi, yakni sanksi sosial dan sanksi denda. 

Dalam pelaksanaan kegiatan Operasi Yustisi dengan sasaran masyarakat dan pelaku ekonomi untuk mematuhi 5 M berupa mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilitas (aktifitas) di luar rumah.

“Bagi pelanggar PPKM mikro akan diberikan sanksi sosial dan denda. Untuk anggota yang bertugas di lapangan agar mengedepankan sikap persuasif dan humanis,” pungkas Dandim.

Diakuinya, saat ini juga sudah ada varian baru yang namanya Virus Covid 19, yaitu varian Delta yang merupakan salah satu Virus Covid yang paling cepat dan mudah penyebarannya. 

Semua masyarakat hendaknya dapat mengikuti serta mematuhi Protokol Kesehatan dan aturan-aturan yang sudah disepakati bersama Forkopimda terkait upaya pencegahan penyebaran Virus Covid-19. 

Apel gelar pasukan yang dihadiri oleh seluruh personil Kodim 0309/Solok, Anggota Subdempom I/4-6 Solok ditambah 40 orang personil penebalan Yonif 133/Yudha Sakti, yang akan membantu pemerintah daerah dalam melaksanakan Operasi Yustisi pengetatan PPKM Skala Mikro di wilayah Kota Solok, Kabupaten Solok dan Solok Selatan.

Dewan Pembina Misi Reslassering Provinsi Sumatera Barat, Bayu mengapresiasi apel yang digelar Kodim 0309 Solok. Namun, besar harapannya personil menjadi teladan dalam penerapan PPKM Berskala Mikro. Begitu juga dalam mentaati protokol kesehatan pola 5M (mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menjauhi kerumuman dan mengurangi mobilitas).

(zal)
loading...

Iklan Kiri Kanan



Iklan Adsense

×
Berita Terbaru Update