Buruh Tani di Karawang Tembak Petani Gegara Dendam Lama Soal Pilkades
×

Adsense

Adsense Mobile

Buruh Tani di Karawang Tembak Petani Gegara Dendam Lama Soal Pilkades

Sabtu, 15 Januari 2022 | 23:00 WIB Last Updated 2022-01-16T12:54:42Z


loading...

Ibrahim Tompo
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jabar, Komisaris Besar Polisi Ibrahim Tompo.

Karawang, MJNews.id - Perselisihan terjadi antar dua petani di Kampung Palasari Desa Kutalanggeng Kecamatan Tegalwaru, Kabupaten Karawang pada Kamis (13/1/2022) sekira pukul 21.00 WIB.

Perselisihan itu dipicu soal dendam lama soal pemilihan kepala desa. Akibatnya satu orang ditembak senjata angin dan mengenai tangan kanannya.

Peristiwa ini berawal saat pelaku I (45) yang saat itu berada tak jauh di sekitar korban mendengar obrolan korban Atang (50) dan temannya, ia tersinggung mendengar ucapan korban.

"Mendengar korban berbicara bunuh, sehingga pelaku tersinggung dan masuk rumah," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jabar Komisaris Besar Polisi Ibrahim Tompo melalui keterangannya, Jumat (14/1/2022).

Tak terima, pelaku kemudian pulang ke rumahnya untuk mengambil senjata angin miliknya yang sudah berisi gas dan peluru.
Pelaku kemudian mengarahkan senjata angin kepada korban dan menembakan senjata angin kaliber 4,5 mm tersebut ke arah tangan kanan korban.

"Tangan kanan bagian atas korban terkena luka tembak tembus kulit dan mengalami luka setelah pelaku menembakan senjata miliknya," kata Tompo.

Setelah peristiwa itu, pelaku kembali ke rumahnya, sedang korban yang terluka dibawa oleh keluarganya ke puskesmas dan dirujuk ke rumah sakit Karawang dengan menggunakan kendaraan patroli Polsek Tegalwaru.

Polisi yang mendapatkan informasi itu kemudian mendatangi tempat kejadian perkara dan menangkap pelaku serta menyita barang buktinya yakni berupa senjata angin laras panjang beserta sisa peluru ke Polsek Tegalwaru.

Menurut Tompo, motif penembakan tersebut dipicu oleh dendam saat pilihan kepala desa. 

"Motif pelaku karena dendam lama karena perbedaan pilihan pada saat pilkades tahun 2018," ucap Tompo.

(Dana)

Iklan Kiri Kanan

Iklan Adsense

×
Berita Terbaru Update