Pemko Padang Panjang dan Ruangguru Lanjutkan Program ITF
×

Adsense

Adsense Mobile

Pemko Padang Panjang dan Ruangguru Lanjutkan Program ITF

Kamis, 14 Juli 2022 | 19.00 WIB Last Updated 2022-07-14T12:00:00Z

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Pemko Padang Panjang dan Ruangguru Sepakat Lanjutkan Program ITF
Pemko Padang Panjang dan Ruangguru Lanjutkan Program ITF. (f/kominfo)

PADANG PANJANG, Mjnews.id - Peningkatan kompetensi guru yang signifikan lewat Program Beasiswa Pelatihan dan Pembinaan Guru, Indonesia Teaching Fellowship (ITF) fase I tahun 2019 dan fase II tahun 2021, Pemko dan Ruangguru sepakat melanjutkan kesukesesannya pada fase III tahun 2023, penganggaran tahun 2022.

Wali Kota, H. Fadly Amran, BBA Datuak Paduko Malano, Kamis (14/7/2022) menyampaikan, Pemko mengapresiasi kerja sama dengan Ruangguru yang terbukti mampu meningkatkan kompetensi guru lewat program ITF.

"ITF fase I dan fase II terbukti memberikan dampak yang signifikan terhadap kompetensi guru. Pemko melihat ini perlu dilanjutkan. Sehingga kita anggarkan kembali tahun 2022, agar bisa terlaksana pada fase III tahun 2023," ujarnya seraya menuturkan hal ini merupakan komitmen Pemko melahirkan guru yang berkualitas.

Key Account Manager West Indonesia Ruangguru, Ismail mengatakan program pelatihan ITF Fase II selama 7 bulan, Mei-Desember 2021 lalu berhasil melahirkan guru berdampak, sebagai peer-tutor dan penggerak komunitas guru. Diikuti sebanyak 70 guru. 

Dijelaskannya, hasil Try Out (TO) Program ITF tahun 2021 memperlihatkan peningkatan kapasitas guru sebesar 71 persen. Ini tercatat secara khusus pada Annual Impact Report Ruangguru 2021. "Nilai TO Uji kompetensi Guru (UKG) tes awal 38,3 menjadi 65,6. Melewati Standar Uji (UKG) Nasional 2015 yakni 55," ujarnya. 

Begitu juga dengan ITF fase I tahun 2019. ITF fase I diikuti 103 pendidik dan berhasil meningkatkan kompetensi guru sebesar 53 persen. 

Peningkatan ini diukur dari rata-rata nilai Try Out Uji Kompetensi Guru (TO UKG), dengan peningkatan skor sebesar 21,93 poin dibandingkan sebelum mengikuti program ITF. "Sebelum ITF Padang Panjang fase I dilaksanakan, hanya 2,67 persen guru yang berhasil memperoleh nilai TO UKG di atas rata-rata nasional," jelasnya.

Adapun ITF tahun 2023 berlangsung dari Januari hingga Desember. Diikuti 100 orang guru yang melewati tahapan seleksi.

Beasiswa Bimbingan Kesiapan Kerja
Pemko dan Ruangguru juga bakal memfasilitasi Program Beasiswa Bimbingan Kesiapan Kerja (BKK). Program ini ditujukan pada mahasiswa tingkat akhir atau baru saja lulus. Serta para peserta pelatihan Balai Latihan Kerja (BLK) yang masih aktif maupun yang sudah tamat.

Ismail menyampaikan, program ini dilaksanakan selama tiga bulan. Merupakan satu-satunya di Sumatera Barat. 

"Bersama Pemko Padang Panjang, kita akan menjadwalkan program pelatihan ini. Direncanakan tahun ini untuk 150 orang," katanya.

Dijelaskan Ismail, Program BKK menyediakan berbagai jenis pelatihan, meningkatkan kompetensi kerja, pengembangan diri, dan soft skill bagi peserta. "Para peserta mendapatkan dua kelas wajib yaitu kelas kesiapan kerja dan Bahasa Inggris, serta satu kelas pilihan," jelasnya.

Selain itu, program BKK juga memberikan pendampingan peningkatan keterampilan melalui diskusi berkelompok, webinar, layanan konseling, karir, info lowongan kerja, hingga pelaksanaan pameran kerja (job fair).

Data Ruangguru, dampak program dari 32.257 perserta yang ikut, 32 persen peserta mendapatkan kenaikan pendapatan setelah menyelesaikan program. Dan 22 persen mengalami peningkatan karir.

(hrs/arb)

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Iklan Kiri Kanan



×
Berita Terbaru Update