Wako Padang Panjang: Mari Berkolaborasi Tingkatkan Kualitas Sungai
×

Adsense

Adsense Mobile

Wako Padang Panjang: Mari Berkolaborasi Tingkatkan Kualitas Sungai

Selasa, 26 Juli 2022 | 01.30 WIB Last Updated 2022-07-25T18:30:00Z

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Fadly Amran
Wali Kota Padang Panjang, H. Fadly Amran, BBA Datuak Paduko Malano. (f/kominfo)

PADANG PANJANG, Mjnews.id - Wali Kota, H. Fadly Amran, BBA Datuak Paduko Malano mengimbau Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (Perkim LH) dan masyarakat berkolaborasi dalam meningkatkan kualitas sungai yang ada di Kota Padang Panjang.

Hal tersebut dikatakan Wako Fadly saat membuka Sosialisasi Program Kali Bersih (Pro Kasih) se-Kecamatan Padang Panjang Timur (PPT), di Aula Kantor Camat PPT, Senin (25/7/2022).

Dikatakan, kondisi lingkungan Kota Padang Panjang saat ini ada memiliki kendala seperti menurunnya kualitas air sungai, meningkatnya alih fungsi lahan dan belum optimalnya pengelolaan sampah.

Untuk menangani itu semua dan meningkatkan Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) dari 69,18 menjadi 72,87, dibutuhkan strategi dan kebijakan dengan menjalankan program-program seperti pengelolaan persampahan, pembinaan dan pengawasan terhadap lingkungan dan izin perlindungan pengelolaan lingkungan hidup serta pengelolaan dan pengembangan sistem air limbah.

“Dalam menyelesaikan permasalahan lingkungan ini, Pemko tidak dapat berjalan sendiri. Kami membutuhkan kerja sama dari bapak ibu (peserta sosialisasi), masyarakat semua dalam menjaga lingkungan kita. Agar target kita untuk sungai yang berkualitas terwujudkan,” ujarnya.

Fadly juga meminta kepada Perkim LH bersama camat dan lurah untuk langsung membawa peserta sosialisasi turun untuk melihat kondisi sungai yang ada di Kota Padang Panjang ini. 

“Ayo kita berkolaborasi, turun bersama camat dan lurah. Cek betul kondisi sungai kita ini dan terus peduli dengan lingkungan untuk menciptakan hidup yang sehat,” tuturnya lagi.

Untuk saat ini kondisi sungai di Kota Padang Panjang, di antaranya Batang Sibunian dengan kondisi kualitas air buruk, Batang Sikakeh (kualitas air sedang), Sungai Talang (kualitas air sedang), Batang Sitabak (kualitas air buruk), Batang Bakarek-Karek (kualitas air buruk), Parit Rumpang (kualitas air buruk), dan Sungai Andok (kualitas air sedang).

“Kami berharap peserta sosialisasi ini dapat mempraktikkan perilaku-perilaku yang mendukung Pro Kasih ini. Dengan tidak membuang limbah dan sampah ke sungai. Menegur langsung atau melaporkan kepada aparat berwenang jika ada orang yang melakukan tindakan pencemaran air sungai. Serta dapat menularkan semangat kali bersih kepada keluarga dan lingkungan sekitar,” tutupnya.

Sosialisasi juga mendatangkan narasumber Kepala Seksi Pencemaran Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sumatera Barat, M. Arief Noviadi, M.T. 

(tia/arb)

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Iklan Kiri Kanan



×
Berita Terbaru Update