Pengurus Paguyuban Terminal Gombong Tampilkan Kesenian Kuda Lumping
×

Adsense

Adsense Mobile

Pengurus Paguyuban Terminal Gombong Tampilkan Kesenian Kuda Lumping

Kamis, 18 Agustus 2022 | 13.00 WIB Last Updated 2022-08-18T07:11:28Z

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Pengurus Paguyuban Terminal Gombong Tampilkan Kesenian Kuda Lumping
Pengurus Paguyuban Terminal Gombong Tampilkan Kesenian Kuda Lumping. (f/dana sukarno)

Kebumen, MJNews.id - Dalam rangka memperingati tahun baru Islam 1444 Hijiriah atau yang di budaya jawa disebut bulan suro serta memperingati HUT RI ke 77, pengurus Paguyuban Terminal Gombong mengadakan uri-uri budaya dengan menampilkan kesenian kuda lumping Langen Sekar Budaya, Kamis (18/08/2022) yang bertempat di halaman Terminal Pasar Gombong.

Sebelum penampilan kuda lumping, pengurus Paguyuban Terminal Pasar Gombong melaksanakan doa bersama yang dipimpin oleh sesepuh, serta juga diikuti oleh para pedagang yang ada di Pasar Gombong.

Penampilan kesenian kuda lumping juga dihadiri langsung oleh Sulistiyo Widodo, salah satu tokoh masyarakat Gombong yang juga pemerhati kesenian.

Ketua Paguyuban Terminal Gombong, Kuat kepada awak media menyampaikan terkait kegiatan seperti ini di lakukan untuk melestarikan uri-uri budaya yang ada di wilayah Kecamatan Gombong pada kususnya dan kabupaten Kebumen pada umumnya, selain itu dirinya juga menambahkan selain untuk melestarikan uri-uri budaya kegiatan ini bertujuan untuk menjaga kelestarian kesenian kuda lumping. Ucapnya

Sulistiyo Widodo kepada awak media secara terpisah menyampaikan apresiasinya terhadap pengurus Paguyuban Terminal Gombong yang telah menyelenggarakan pagelaran kesenian kuda lumping.

Sulistyo Widodo yang juga adik kandung Kapolda Sulawesi Tenggara menambahkan dengan adanya pagelaran kesenian kuda lumping yang diadakan oleh pengurus paguyuban terminal Gombong ini dapat menghibur pengunjung yang ada di pasar Gombong. Ucapnya

Dirinya menyampaikan harapan terkait kegiatan seperti ini nantinya untuk dapat terus di selenggarakan oleh pengurus paguyuban terminal gombong, sehingga kesenian kuda lumping yang ada di kebumen pada kususnya dapat terus di lestarikan.

(Dana)

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Iklan Kiri Kanan



×
Berita Terbaru Update