Gus Muhaimin Geram ART Disekap dan Disiksa Majikan di Bandung Barat
×

Adsense

Adsense Mobile

Gus Muhaimin Geram ART Disekap dan Disiksa Majikan di Bandung Barat

Senin, 31 Oktober 2022 | 21.00 WIB Last Updated 2022-10-31T14:00:00Z

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Abdul Muhaimin Iskandar
Abdul Muhaimin Iskandar. (f/dpr)

JAKARTA, Mjnews.id - Wakil Ketua DPR RI bidang Korkesra, Abdul Muhaimin Iskandar prihatin sekaligus geram usai mendengar Rohimah (29), seorang asisten rumah tangga (ART) yang diduga disekap dan disiksa majikan berinisial J (29) dan L (28) hingga mengalami luka parah di sekujur tubuhnya.

Kondisi itu berdasarkan hasil visum setelah korban dievakuasi warga dibantu polisi dan TNI dari rumah majikannya di Perumahan Bukit Permata, blok G1, RT 04/22, Desa Cilame, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

"Saya sangat prihatin mendengar kondisi Rohimah yang kabarnya disekap majikannya sampai luka-luka. Kalau kabar ini benar tentu harus diusut tuntas, menyekap saja nggak boleh, apalagi sampai menyiksa," tutur Gus Muhaimin, Senin, 31 Oktober 2022.

Gus Muhaimin juga mendesak Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) bersama Kementerian Sosial (Kemensos) segera memberikan perlindungan dan pendampingan pemulihan kepada Rohimah sampai betul-betul pulih dari kondisi fisik maupun psikis yang dialami korban.

"Tolong juga dijamin kemudahan akses untuk Rohimah dalam mendapatkan bantuan hukum dan psikososial yang memadai," tutur Gus Muhaimin.

Agar kasus serupa tak terulang, Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini mendorong KPPPA, Kemensos, dan Komisi Nasional (Komnas) Perempuan melakukan upaya preventif yang dapat mencegah terjadinya kekerasan dan diskriminasi terhadap ART.

"Semua harus bergandeng tangan, KPPPA, Kemensos, Komnas Perempuan dan mungkin juga aparat kepolisian harus satu tekad mencegah kasus-kasus kekerasan seperti yang dialami Rohimah, sehingga kasus kekerasan terhadap ART dapat terus ditekan," terang Gus Muhaimin.

Selain itu, Gus Muhaimin juga mendorong Kemnaker bekerja sama dengan International Labour Organitation (ILO) untuk memberikan fasilitas pelatihan kepada setiap calon ART.

"Pelatihan saya kira juga perlu digenjot oleh Kemnaker, bisa dengan menggandeng ILO juga agar ART dapat meningkatkan kualitas dan standar kerja pekerja rumah tangga," tukas Gus Muhaimin.

(Eki)

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Iklan Kiri Kanan

Adsense

×
Berita Terbaru Update