Sambut HSN 2022, Gus Muhaimin Minta Pemerintah Perhatikan Masa Depan Santri
×

Adsense

Adsense Mobile

Lazada

Sambut HSN 2022, Gus Muhaimin Minta Pemerintah Perhatikan Masa Depan Santri

Sabtu, 15 Oktober 2022 | 21.30 WIB Last Updated 2022-10-15T14:30:00Z

Advertisement

Advertisement

PANDEGLANG, Mjnews.id - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar (Gus Muhaimin) menggelar safari dalam rangka menyambut Hari Santri Nasional 2022. Safari diawali  dari salah satu pondok pesantren tertua di Pandeglang, Banten Pondok Pesantren Mathlaul Anwar Linahdlatil Ulama (Malnu) Menes, Pandeglang, Sabtu (15/10/2022).

Gus Muhaimin yang juga Panglima Santri Nusantara dalam sambutannya menyatakan, HSN yang jatuh setiap tanggal 22 Oktober merupakan momentum tepat untuk menumbuh-kembangkan semangat santri dalam mewarnai kehidupan berbangsa dan bernegara di berbagai bidang.

Ia menyatakan, tak kurang dari 5 juta santri di 28.000 pesantren seluruh Indonesia adalah generasi penerus bangsa yang perlu mendapatkan dukungan dan fasilitas dari negara.

"HSN 22 Oktober adalah semangat dari pesantren dan santri yang hari ini jumlahnya tidak kurang dari 5 juta santri di 28 ribu pesantren. Mereka ini adalah masa depan kita. Mereka harus terus mendapatkan dukungan dan dorongan dan fasilitas dari pemerintah dari negara dari APBN," kata Gus Muhaimin.

Tak hanya bagi para santri, cicit salah satu pendiri Nahdlatul Ulama (NU) KH Bisri Syansuri ini menyatakan bahwa alumni pesantren juga punya potensi besar sehingga perlu mendapat perhatian dari negara, sebab mereka adalah energi bangsa.

Di sisi lain, Gus Muhaimin mengutarakan dua pesan terkait peringatan HSN 2022 kali ini. Pertama, Indonesia punya potensi bonus demografi yang sangat besar. Ia menyatakan kaum muda merupakan kekuatan yang punya potensi besar di berbagai bidang.

"Dan santri juga pesantren selain berperan di pendidikan, juga menjadi kekuatan ekonomi sektor informal, ekonomi menengah di setiap pesantren," tutur Gus Muhaimin.

Karena itu, Wakil Ketua DPR RI bidang Korkesra ini berujar, HSN harus dijadikan momentum agar para santri tidak hanya menguasai satu disiplin ilmu seperti agama, tapi juga teknik, kedokteran, dan semua profesi lainnya.

"Kedua, kita semua harus menitipkan masa depan bangsa ini kepada keluarga besar pesantren yang didalamnya ada pengikutnya, ada masyarakat di sekitarnya," terang Gus Muhaimin.

Sementara itu, Ketum Pengurus Besar (BP) Malnu Pusat Menes KH. Tubagus Hamdi Ma'ani mengaku bangga sekaligus bersyukur pesantrennya menjadi titik awal safari Gus Muhaimin. Kebanggan tersebut menurutnya juga dirasakan oleh ribuan santri Malnu yang turut hadir di kesempatan tersebut.

"Saking cintanya kepada Gus Muhaimin saya berdiri dan bicara atasnama shohibul bait selamat datang kepada bapak ibu semuanya di Malnu, semoga apa yang kita harapkan diijabah Allah," kata Kiai Hamdi.

Kiai Hamdi berujar, pesantren dan santri ownernya Republik. Menurutnya Indonesia tidak mungkin bisa berdiri tegak hingga saat ini tanpa santri dan ulama. "Maka wahai para santri, jangan berkecil hati anda semua, sekarang santri besok anda bisa jadi Anggota DPR, tapi anggota DPR yang peduli pesantren," terang Kiai Hamdi.

Safari Gus Muhaimin akan diselenggarakan hingga puncak peringatan HSN 2022 pada 22 Oktober mendatang. Setelah dari Malnu, Gus Muhaimin yang hadir didampingi elite PKB serta anggota DPR RI Fraksi PKB akan melanjutkan safari ke Tangerang, Bogor, Kebumen, dan Surabaya.

(*/Eki)

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Iklan Kiri Kanan



Adsense



×
Berita Terbaru Update