Plt Kepala Dinas PUPR Kota Pariaman Pastikan Perbaikan Jalan Berlubang Tuntas di 2023

jalan berlobang di dekat Stasiun Kereta Api Pariaman
Jalan berlobang di dekat Stasiun Kereta Api Pariaman. (f/dok tka)

Pariaman, Mjnews.id – Plt. Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Pariaman, Nofrizal Syukur buka suara untuk perbaikan jalan berlubang dalam Kota Pariaman tahun 2023 dituntaskan.

Hal itu disampaikan Nofrizal dalam menjawab berita “Banyak Lubang di seputaran Kota Pariaman, ini kata Mantan Walikota Dua Periode”. “Baik secara dinas atau pribadi mohon maaf, maklum jabatan awak Plt, sampai di mana wewenang dan kekuasaan penggunaan anggaran diberikan,” ujar Nono panggilan akrabnya.

ADVERTISEMENT

1672718317 zd2LclJzIi3V8sEfHHWPFagJbbGo8jsG

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pokoknya, jalan yang rusak dan berlubang dalam Kota Pariaman dituntaskan perbaikannya pada tahun anggaran 2023,” katanya.

Kecuali jalan nasional yang ada dalam Kota Pariaman, seperti dari Simpang 4 Jati ke Simpang Lapai melalui Terminal Jati Pariaman dan kerusakan yang dibundaran Simpang Lapai itu wewenang orang pusat dan itu sudah disampaikan kepada Balai Jalan dan balai sudah menanganinya untuk sementara.

Baca Juga  Dengan ADWI, Kemenparekraf Berharap Bisa Bantu Desa Wisata Bangkit saat Pandemi

Tapi sangat disayangkan, Nono tidak menyebutkan berapa jumlah anggaran yang disediakan untuk petbaikan jalan berlubang di Kota Pariaman. 

Secara terpisah, tokoh masyarakat Kota Pariaman, yang juga Pimpinan OLP, Alwis Ilyas mengatakan, di ruas jalan stasiun Kereta Api Hotel Nan Tongga ada memposting jalan berlubang yang dipasang bendera putih di beranda facebooknya. 

Ketika ada yang menanyakan di mana lokasinya, Uncu Alwis, panggilan akrabnya, langsung membalasnya di dekat Stasiun Kereta Api Pariaman.

Baca Juga  Putra Asli Desa Bato Kota Pariaman Royswan Pimpin DPD PKDP Kampar

Sementara Zulbahri, SH mengatakan, kalau sudah dekat tahun Pemilu 2024, jarang pimpinan daerah memikirkan kepentingan orang banyak. Sekarang dia memikirkan bagaimana bisa duduk sekali lagi di kursi empuk dengan fasilitas serba wah. 

“Jangan banyak meminta kepada wali kota dan wakil wali kota,” tegas Zulbahri.

(tka)