Diduga Diterkam Buaya, Warga Rantau Panjang Belum Ditemukan

Bupati Pasaman Barat, Hamsuardi pantau pencarian warga Jorong Rantau Panjang, Nagari Sasak, Kecamatan Sasak Ranah Pasisie yang bernama Silen (35), yang diduga diterkam buaya
Bupati Pasaman Barat, Hamsuardi pantau pencarian warga Jorong Rantau Panjang, Nagari Sasak, Kecamatan Sasak Ranah Pasisie yang bernama Silen (35), yang diduga diterkam buaya. (f/kominfo)

Pasbar, Mjnews.id – Bupati Pasaman Barat, Hamsuardi pada Minggu (22/1/2023) pantau langsung pencarian warga Jorong Rantau Panjang, Nagari Sasak, Kecamatan Sasak Ranah Pasisie yang bernama Silen (35), yang diduga diterkam buaya. Korban hilang sejak Kamis (19/1/2023) lalu, dan belum ditemukan.

Tim gabungan Basarnas, BPBD, TNI, Polri serta masyarakat yang secara terus menerus melakukan pencarian, berharap ada keajaiban dan bisa menemukan jasad korban.

ADVERTISEMENT

1672718317 zd2LclJzIi3V8sEfHHWPFagJbbGo8jsG

SCROLL TO RESUME CONTENT

Informasi yang diperoleh dari pihak keluarga bahwa korban diduga diterkam buaya saat ke sungai buang air besar. Kejadian tersebut sekira pukul 04.00 WIB dini hari dan jarak dari rumah TKP sekitar lebih kurang 10 meter dari pinggiran aliran Batang Pasaman.

Baca Juga  Gubernur Sumbar Ajak Kader PKK Aktif Cegah Stunting

Pada Minggu (22/1/2023), pencarian juga dibantu oleh pawang buaya dan masyarakat bahu membahu membantu pencarian jasad korban. Ada yang melakukan penyelaman berharap jasad korban mengapung dari dasar ke atas sungai.

Bupati Hamsuardi mengatakan bahwa masyarakat yang berada di kawasan sungai, kawasan rawa harus hati-hati ketika memasuki masa kawin atau masa bertelur hewan buas seperti buaya. Karena bintang tersebut akan buas dan mudah memangsa.

Baca Juga  Bupati Agam Andri Warman Jadi Nominator Anugerah Kebudayaan PWI

“Kita berharap jasad korban secepatnya kita temukan dan Allah menolong kita selama pencarian ini. Kepada masyarakat saya himbau untuk tetap waspada ketika berada di aliran sungai dan dekat rawa. Kalau bisa kurangi aktivitas di dekat sungai,” katanya.

Karena korban yang diduga diterkam buaya bukan satu orang saja di Kabupaten Pasaman Barat sehingga masyarakat harus tetap waspada dan berhati-hati ketika berada di lokasi yang menjadi habitat hewan tersebut.

(wal)