Mandi di Sungai, Bocah 7 Tahun Meninggal Dunia di Sungai Kedungbener

Bocah 7 Tahun Meninggal Dunia di Sungai Kedungbener
Bocah 7 Tahun Meninggal Dunia di Sungai Kedungbener. (f/humas)

Kebumen, MJNews.id– Mansyur (44), warga Desa Tanahsari, Kecamatan/Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah tak pernah mengira jika tamasya bersama dengan keponakannya akan berujung petaka.

Hafi Faizah (7), bocah laki-laki periang itu meregang nyawa saat ikut memancing dengannya di sebuah aliran sungai Kedungbener, atau di belakang SMP N 6 Kebumen, Desa Sumberadi, Kecamatan/Kabupaten Kebumen, sekitar pukul 13.30 WIB, Selasa 3 Januari 2022.

ADVERTISEMENT

1672718317 zd2LclJzIi3V8sEfHHWPFagJbbGo8jsG

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kala itu Mansyur berangkat menggunakan sepeda bersama tiga bocah lainnya diantaranya adalah korban Hafi Faizah dan Atar Rizki (8).

Dijelaskan Kapolres Kebumen AKBP Burhanuddin melalui Kasubsi Penmas Aiptu S Catur Nugraha, peristiwa naas terjadi saat korban bersama dengan Atar meminta izin kepada Mansyur untuk mandi di aliran sungai karena airnya terlihat menyegarkan.

Baca Juga  Meski Ajukan Banding, Ferdy Sambo Tetap Dipecat dari Kepolisian

“Niat awal mereka ke lokasi adalah untuk memancing ikan. Lalu pada saat melihat air, korban kepingin mandi di sungai itu,” jelas Aiptu Catur, Rabu 4 Januari 2022.

Antara korban dengan Atar mandi kurang lebih berjarak 6 mater dari lokasi mancing Mansyur. Namun kejadian begitu cepat saat keduanya mulai masuk ke air.

Beberapa saat mandi di sungai, Hafi tidak bisa menguasai aliran sungai sedalam kurang lebih 2 meter. Lalu Atar teriak minta tolong agar diselematkan oleh Mansyur.

Tak lama kemudian Mansyur turun menyelami aliran sungai dan mendapati korban di dasar sungai. Saat berhasil diangkat, korban dibawa ke RS namun jiwanya tak tertolong.

Kapolsek Kebumen AKP Joko Maryono menambahkan, kuat dugaan korban meninggal saat dalam perjalanan ke RS atau di lokasi kejadian.

Baca Juga  Konser Musik Nusantara Siap Ramaikan Puncak Gelegar Cuan PLN Mobile di Solo Hari Ini

“Keterangan dokter yang menangani korban saat di rumah sakit, saat datang di UGD korban sudah dinyatakan meninggal dunia. Kemungkinan bisa meninggal di lokasi ataupun di perjalanan,” jelas AKP Joko Maryono saat dimintai keterangan.

Adanya kejadian itu, Polres Kebumen mengimbau kepada seluruh masyarakat Kebumen agar lebih waspada dan selalu mengawasi anak-anak saat main di sungai.

Sungai bukan tempat yang aman untuk bermain, sehingga harus dilakukan pengawasan ekstra saat anak-anak bermain.

(Dana)