Ratusan Buruh Geruduk Rumah Dinas Cak Imin, Ada Apa?
×

Adsense

Adsense Mobile

Ratusan Buruh Geruduk Rumah Dinas Cak Imin, Ada Apa?

Selasa, 22 November 2022 | 21.30 WIB Last Updated 2022-11-22T14:45:18Z

Advertisement

Advertisement

Ratusan Buruh di Rumah Dinas Cak Imin
Ratusan Buruh di Rumah Dinas Cak Imin. (f/pkb)

JAKARTA, Mjnews.id - Sebanyak 215 pekerja/buruh dari lintas industri menggruduk rumah dinas Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar di Widya Chandra Jakarta pada Selasa (22/11/2022). Para pimpinan unit kerja dari 31 perusahaan di Jabodetabek itu menyampaikan aspirasi dan dukungan kepada Cak Imin sebagai The Next Leader 2024. Mereka sepakat menjadi Relawan Pemenangan Cak Imin dengan mengusung nama Bucin alias Buruh Cinta Cak Imin. 

Buruh Cinta Cak Imin atau Bucin adalah komunitas relawan yang akan menyokong Muhaimin Iskandar maju dalam kontestasi Pilpres pada tahun 2024. Mereka terdiri dari pimpinan serikat pekerja di masing-masing perusahaan di seluruh Indonesia. Di antaranya adalah pimpinan serikat dari Suzuki Indo Mobil dan Astra Honda Motor. Deklarasi Bucin ditandai dengan pemakaian rompi kepada para perwakilan buruh.

“Teman-teman pekerja dan buruh se-Indonesia sepakat membentuk Bucin, Ini wadah bagi mereka untuk menitipkan aspirasinya kepada saya. Hati dan pikiran saya bersama pekerja dan buruh Indonesia, karena saya juga pernah menjadi bagian dari mereka,” kata Muhaimin Iskandar yang juga mantan Menaker RI.

Dia menambahkan ada 2 problem pekerja dan buruh ke depan. Pertama, kesejahteraan pekerja dan buruh di seluruh Indonesia pada tingkat yang layak. 

“Problem ini bisa kita atasi dengan menetapkan peta jalan kesejahteraan bagi pekerja dan buruh, Upah layak itu penting. Tapi jangan lupa standarisasi kompetensi juga sangat penting. Ini yang mau saya terapkan nanti sebagai jalan kesejahteraan untuk pekerja dan buruh,” tambah Cak Imin.

Ada pun problem kedua menurut Cak Imin adalah shifting pekerjaan sebagai konsekwensi dari digitalisasi.  Akan ada jenis-jenis pekerjaan yang hilang, tapi sekaligus juga ada jenis-jenis pekerjaan baru yang muncul.

“Cara-cara konvensional harus kita akhiri karena dunia berkembang sangat cepat. Pekerja dan buruh harus menjadi bagian dari digitalisasi. Harus menjadi bagian dari warga dunia digital. Itu yang saya sebut peta jalan kesejahteraan pekerja dan buruh.”

Dalam pernyataannya para buruh meminta agar Cak Imin tetap teguh dalam menghadapi berbagai tekanan politik. "Sekali layar terkembang, maka pantang surut ke belakang. Cak Imin harus hati-hati melangkah. Namun melangkahlah dengan hati. Kami jangan dikecewakan. Kami juga jangan disepelekan," demikian petikan pernyataan yang dibacakan oleh Ika d Salim dari Rumah Berdaya Pengemudi Indonesia. Para pekerja juga  meminta agar perbedaan pilihan politik jangan menjadi alasan untuk saling caci, saling fitnah dan melecehkan. 

“Fatsun politik PKB selalu mengedepankan kebaikan-kebaikan, Hasil harus sama bagusnya dengan proses. Kawan-kawan relawan Bucin terikat pada fatsun ini.”

Dalam acara tersebut hadir jajaran DPP PKB sekaligus para anggota DPR, yaitu Hasanuddin Wahid, Jazilul Fawaid serta Faisol Riza. Turut serta pula Staff Khusus Menaker RI Dita Indah Sari, yang turut mengonfirmasi shifting pada jenis-jenis pekerjaan yang disinggung Cak Imin merupakan sebuah keniscayaan, Karena itu para pekerja dan buruh se-Indonesia tidak bisa mengelak dari peningkatan kompetensi yang dibutuhkan dunia usaha.

(eki)

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Iklan Kiri Kanan

Adsense

×
Berita Terbaru Update