Notification

×

Adsense2

Adsense3

Info Perkembangan Virus Corona

Data Covid-19 Sumatera Barat Berita Selengkapnya >

Update 23 Februari 2021


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
28.750 230 26.991 642
sumber: corona.sumbarprov.go.id

loading...

Bestari Bastian Beri Pelatihan untuk Pelatih dan Juri IBA-MMA

Minggu, 20 Desember 2020 | 20:32 WIB Last Updated 2020-12-21T18:44:38Z
Tokoh Olahraga Nasional Beladiri Campuran terlihat sedang memperagakan sejumlah teknik ground (bawah) dan teknik stand up (berdiri) kepada pelatih dan juri IBA-MMA se-kabupaten/kota di Sumbar. (ist)

mjnews.id - Tokoh Olahraga Nasional Beladiri Campuran dari Indonesia Beladiri Amatir Mixed Martial Art (IBA-MMA) Indonesia, Bestari Bastian, berikan pelatihan (coaching clinik) kepada pelatih dan juri IBA-MMA se kabupaten/kota di Sumatera Barat (Sumbar), Minggu (20/12/2020).


Pelatihan yang dipusatkan di Aula Kantor Lurah Belakang Balok Bukittinggi itu dihadiri ketua IBA-MMA Provinsi Sumbar, Alfian.


Ketua IBA-MMA Provinsi Sumbar, Alfian kepada wartawan mengaku sengaja mendatangkan tokoh IBA-MMA nasional, Bestari Bastian dari Pekanbaru yang tujuanya selain untuk memasyarakatkan beladiri Campuran divSunatera Barat juga untuk memberikan pelatihan tentang tekhnik ground (bawah) dan tekhnik stand up (berdiri) kepada pelatih dan juri IBA-MMA se kabupaten/kota di Sumbar.


Sebab olah raga beladiri campuran itu merupakan olah raga baru di Sumatera Barat. Karena itu pihaknya perlu melakukan sosialisasi lebih inten kepada masyarakat khususnya insan olah raga


Selain itu pihaknya juga akan membentuk dan mengeluarkan SK Pengurus IBA -MMA se Sunatera Barat.


"Olah raga ini merupakan olah eaga baru, karena itu dalam waktu dekat ini kita akan mengeluarkan SK kepada pengurus IBA-MMA se kab/kota di Sumbar," kata Alfian kepada wartawan usai menyaksikan latihan di Belakang Balok, Bukittinggi, Minggu (20/12/2020) sore.


Ia menargetkan, IBA-MMA Provinsi Sumbar akan ikut sebagai peserta pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumbar yang akan digelar pada tahun 2022 mendatang.


Sebagai syarat untuk ikut dalam ajang Porprov tersebut, harus memenuhi minimal 8 cabang di kab/kota. "Saat ini, IBA-MMA kita di Sumbar telah memiliki 8 cabang di kab/kota. Jadi syarat tersebut telah kita penuhi, kita siap berjuang untuk itu," tegasnya.


Sementara itu, tokoh nasional yang juga koordinator IBA-MMA Sumatera, Bestari Bastian mengatakan, IBA-MMA merupakan olahraga baru yang sangat diminati dan digandrungi anak anak muda di Indonesia.


"Meskipun baru, olahraga ini sangat diminati oleh kalangan muda dan sudah pernah ditayangkan di sebuah televisi nasional dan televisi luar negeri," ucap Bestari mantan pelatih Suardi, atlit nasional IBA-MMA. 


Menurutnya, atlit IBA-MMA itu berasal dari berbagai cabang beladiri seperti, silat, karate, tarung darajat, tinju, kempo dan gulat. Semua cabang olahraga tersebut disatukan (digabungkan) menjadi cabang olahraga IBA-MMA.


"Tentunya, IBA-MMA sendiri mempunyai peraturan tersendiri dalam pertandingan. Salah satu target kita tahun depan akan mengelar kejuaraan nasional yang akan kita gelar di Pekanbaru," ungkapnya.


(ag/ril)

×
Berita Terbaru Update