Kemampuan Menembak Prajurit Kodim 0708 Purworejo Diasah
×

Adsense

Adsense Mobile

Kemampuan Menembak Prajurit Kodim 0708 Purworejo Diasah

Kamis, 22 September 2022 | 13.00 WIB Last Updated 2022-09-22T08:24:42Z

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Kemampuan Menembak Prajurit Kodim 0708 Purworejo Diasah
Kemampuan Menembak Prajurit Kodim 0708 Purworejo Diasah. (f/pendim)

Purworejo, Mjnews.id - Sebagai seorang prajurit TNI dituntut harus memiliki beberapa kemampuan dasar keprajuritan yang baik dan juga handal, salah satu kemampuan yang harus dimiliki oleh seorang prajurit adalah menembak, baik menembak menggunakan senapan tempur maupun senapan pistol sesuai dengan pegangan masing masing.

Hal itu disampaikan Komandan Kodim 0708 Purworejo, Letkol. Inf. Lukman Hakim saat meninjau latihan menembak anggota Kodim 0708 Purworejo di lapangan Rindam IV Diponegoro Desa Besole, Kecamatan Bayan, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, Kamis (22/09/2022). 

Dandim menegaskan meskipun para personel prajurit sudah berdinas di satuan komando kewilayahan namun, menembak merupakan kemampuan dasar yang harus di miliki oleh setiap prajurit. Dengan terus diasahnya kemampuan menembak maka di harapkan seluruh anggota Kodim akan jago dalam menembak. 

"Siapapun dan dimanapun bertugas setiap prajurit yang masih aktif berpakaian loreng kemampuan menembak wajib dikuasai," ungkap Dandim. 

Lebih lanjut Dandim menuturkan, apabila di butuhkan kegiatan menembak ini juga dapat mendukung tugas pokok TNI dalam perbantuan personel di daerah rawan terutama di Provinsi Papua. 

"Menembak tidak asal menembak tetapi dengan sasaran yang terukur dan dengan standar nilai yang sudah di tentukan sehingga dengan latihan ini kemampuan prajurit akan semakin meningkat," imbuhnya. 

Sementara itu, Perwira Seksi Operasi Kapten Inf Noor Cholik mengatakan latihan menembak senjata ringan (Latbakjatri) ini merupakan program Triwulan yang di laksanakan selama tiga hari mulai Tanggal 20 sampai 22 September 2022 dan di ikuti oleh 568 anggota militer Kodim 0708 Purworejo. 

"Senjata yang digunakan untuk latihan kali ini yakni senjata perorangan jenis SS1 V3.Latihan menembak dengan sikap tiarap tidak bersandar dengan tiga butir amunisi untuk koreksi dan sepuluh butir amunisi penilaian," pungkasnya.

Dengan latihan menembak di harapkan prajurit TNI bisa mengasah kemampuannya, sehingga apabila suatu saat diperlukan lebih siap dan matang lagi

(fix)

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Iklan Kiri Kanan

×
Berita Terbaru Update