Pemko Bukittinggi Salurkan BLT Penanganan Dampak Inflasi

blt
Wali Kota Erman Syafar serahkan BLT penanganan dampak inflasi dari Pemko Bukittinggi. (f/siti aisyah)

Bukittinggi, Mjnews.id – Pemerintah Kota (Pemko) Bukittinggi salurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) sebagai salah satu penanganan dampak inflasi yang terjadi di Sumatra Barat. Bantuan diberikan secara simbolis di balairung rumah dinas wako, Rabu 14 Desember 2022.

Wali Kota Bukittinggi, Erman Safar menjelaskan, Sumatra Barat khususnya Kota Bukittinggi, beberapa bulan lalu, menjadi salah satu daerah dengan inflasi tertinggi di Indonesia. Hal ini tentunya berdampak langsung pada ekonomi masyarakat.

ADVERTISEMENT

1672718317 zd2LclJzIi3V8sEfHHWPFagJbbGo8jsG

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Banyak faktor yang mengakibatkan Bukittinggi dan Sumatra Barat umumnya, mengalami inflasi. Penyebab utama tentunya kenaikan harga BBM dan berkurangnya stok beras. Namun, karena hal itu provinsi Sumatra Barat membantu masyarakat dengan BLT ini mulai dari bulan Oktober, November dan Desember,” ungkap Erman.

Baca Juga  Gubernur Sumbar Berharap Tahfidzul Qur'an Masuk Kurikulum di Sekolah

Penerima bantuan tunai dari provinsi Sumatra Barat ini, berjumlah 465 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Sumber data tersebut dari DTKS dan belum pernah menerima bantuan dari Kemensos maupun bantuan dari APBD Kota Bukittinggi, yang dikirimkan oleh seluruh kelurahan.

“Mereka yang belum dapat bantuan inilah yang kita bantu sekarang lewat kantor POS yang dibayarkan langsung hari ini. Dibagikan sebanyak Rp 600 ribu per KPM, yang merupakan bantuan selama 3 bulan. Dimana per bulan dibantu Rp 200 ribu,” jelasnya.

Baca Juga  Audy Joinaldy Lantik Pengurus Gerakan Pramuka Bukittinggi

Wako juga menyampaikan, mulai Januari 2023, Pemko Bukittinggi akan bayarkan iuran BPJS kesehatan untuk warga yang masuk DTKS atau Kartu Indonesia Sehat (KIS). Namun, untuk yang menunggak, jumlah tunggakan tetap menjadi kewajiban warga yang bersangkutan.

(Aii)